Sebagai Dewan Pembina Yayasan Kesehatan Fatma Sejahtera maka saya menghadiri Pengucapan Janji dan Pemasangan Atribut bagi Mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Keperawatan dan Sarjana Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati pada 5 Mei 2026 ini.
Saya sampaikan tiga hal sehubungan Pengucapan Janji dan Pemasangan Atribut mahasiswa keperawatan ini, atau yang dikenal sebagai “capping day” karena pada mahasiswa di pakaikan topi perawat yang kita kenal sehari-hari. Pertama, kegiatan “capping day” bukan hanya dilakukan dinegara kita tetapi juga di berbagai negara lain, dan saya contohkan yang dilakukan di Clinton Community College Nursing Department di Amerika Serikat dan Yantai Nurses School di Shandong China. Ke dua, setidaknya ada tiga makna penting kegiatan “capping day” ini. Ke satu, sebagai bentuk transisi antara kegiatan di kelas dengan kegiatan langsung di Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lain, artinya langsung bertemu pasien. Ke dua, topi perawat punya arti pelayanan, kebersihan dan kekayaan kultur profesi keperawatan. Makna ke tiga, yang melakukan “capping day” pada bulan Mei ini patut bersyukur karena waktunya bersamaan dengan Hari Perawat Internasional (Internasional Nurses Day) pada 12 Mei setiap tahunnya.
12 Mei memang dipilih sebagai tanggal karena merupakan hari lahir Florence Nightingale, pelopor perawat modern. Tema Hari Perawat Internasional tahun 2026 ini adalah “Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives”. Sedikitnya ada tiga hal yang dapat dikaji dari tema ini. Ke satu, dunia kini memang menghadapi banyak tantangan yang tentu mempengaruhi pelayanan keperawatan. Ke dua, walau menghadapi banyak tantangan maka perawat diseluruh dunia, setiap hari terus bekerja di lapangan untuk kesehatan individu dan masyarakat. Ke tiga, untuk dapat menjalankan profesinya dengan baik maka perawat harus terus diberdayakan, antara lain dengan jaminan keamanan kerja, lingkungan kerja yang baik dan mendukung sehingga dapat menerapkan praktik keperawatan dengan lengkap, tentu dengan dedikasi tinggi, bersemangat, profesional dan penuh tanggung jawab.
Prof Tjandra Yoga Aditama
Petugas kesehatan sejak 1980 dengan pengalaman panjang mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit, Universitas, Kementerian Kesehatan dan WHO


