Pada 11 Mei 2026 hari ini saya sebagai Direktur Pascasarjana Universitas YARSI menjadi penangggung jawab kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke XVI Konsorsium Ilmu Biomedis Indonesia (KIBI). Kegiatan diikiuti oleh 38 program studi jenjang S1, S2 (magister) dan S3 (doktor) Biomedis dari 26 universitas pemerintah dan swasta di seluruh Indonesia.
Perlu diketahui bahwa lmu Biomedis merupakan salah satu ilmu pengetahuan dasar (“basic science”) yang amat penting. Laman University of Oxford Inggris menuliskan bahwa Ilmu biomedis berfokus pada bagaimana sel, organ, dan sistem berfungsi dalam tubuh manusia. Ini adalah bidang yang menarik dan dinamis yang sangat relevan dengan pemahaman dan pengobatan penyakit manusia. Sementara itu, laman Curtin University Australia menyebutkan bahwa Ilmu biomedik adalah tempat bertemunya perawatan kesehatan dengan ilmu pengetahuan. Bidang ini melibatkan studi tentang tubuh manusia, meneliti penyebab mendasar penyakit untuk mengembangkan pengobatan dan tindakan pencegahan yang efektif.
Pendidikan sarjana, magister dan doktor Biomedis dilakukan di berbagai Universitas di negara kita. Perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan memiliki tanggung jawab dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi secara optimal, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tentunya termasuk dalam pengembangan ilmu biomedis. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar institusi pendidikan tinggi. Dalam hal ini, kita sudah memiliki Konsorsium Ilmu Biomedis Indonesia (KIBI) yang merupakan wadah strategis yang menghimpun berbagai program studi dan pemangku kepentingan di bidang ilmu biomedis di Indonesia. KIBI di tahun 2026 ini sudah berumur 10 tahun, dan perayaan satu dekade ini mengusung tema “Satu Dekade KIBI: Menguatkan Kolaborasi, Mengakselerasi Dampak Tridharma Ilmu Biomedis untuk Indonesia”, dan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional hari ini di Universitas YARSI dan akan dilanjutkan dengan Pengabdian Masyarakat langsung di lapangan pada 13 Mei 2026, dengan tuan rumah Universitas Islam Bandung (UNISBA).
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke XVI Konsorsium Ilmu Biomedis Indonesia (KIBI) membahas tujuh area penting, yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, penjaminan mutu & akreditasi, kerjasama & promosi, publikasi ilmiah serta AD dan ART. Semoga Rakernas KIBI XVI memberi hasil yang nyata bagi pengembangan ilmu biomedis di negara kita dan pada gilirannya berperan dalam peningkatan derajat kesehatan bangsa kita.
——
Prof Tjandra Yoga Aditama
Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University Australia
Penerima Rekor MURI April 2024, Penerima Penghargaan Paramakarya Paramahusada 2024 – PERSI dan Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025


