Lewat 2 Event Tahun 2025, Perempuan Alumnus Universitas Al-Azhar Mesir Bangun Kerjasama dengan Yarsi, Bantu Solusi Persoalan Bangsa

Perempuan punya potensi besar membangun peradaban. Melalui kurikulum cinta dan dakwah inklusif, Kami ingin melahirkan generasi cerdas intelektual, matang moral dan spiritualnya. “Inilah kontribusi nyata perempuan bagi Indonesia dalam bingkai Islam rahmatan lil-‘alamin,” ujar Ketua Umum Wazin Dr. Elly Warti Maliki, Lc., M.A.(Umi Elly) saat Dialog Nasional Kebangsaan digelar Wazin di Universitas Yarsi, bulan lalu.

Selanjutnya,perempuan tiang peradaban. Dari rahim perempuan lahir generasi penerus bangsa. Maka, dakwah perempuan berpijak pada cinta akan melahirkan tatanan masyarakat  harmonis, adil, dan berkeadaban.

Peran perempuan tidak boleh dipandang satu mata dalam pembangunan bangsa. Dengan pendekatan dakwah yang menekankan nilai empati, cinta kasih, dan inklusivitas, perempuan dapat memperkokoh fondasi Indonesia  beragam tetap bersatu

Dengan adanya Wazin Insya Allah bisa di satukan buat visi dan misi yang sama berdasarkan nilai-nilai keislaman sebagai muslimah yang didapat dari  Al-Azhar sehingga bisa bantu beri solusi persoalan bangsa yang dihadapi sekarang ini

Menurut Umi Elly, WAZIN (Wihdah Azhariyah Indonesia) ,organisasi perempuan alumnus Universitas Al-Azhar Mesir. Semua anggota Wazin alumni Al-Azhar sarjana dan organisasi ini kepanjangan tangan dari Wihdah di Kairo Mesir.

Wihdah sendiri organisasisi khusus mahasiswi 35 tahun lalu di Kairo, dulu anggotanya puluhan kini belasan ribuan orang.

Sementara Wazin dari bahasa Arab arti penuh pertimbangan (perempuan jika memutuskan sesuatu itu penuh pertimbangan)

Tujuan Wazin mempersatukan dan mengoptimalkan kontribusi alumnus di bidang pendidikan, dakwah, dan masyarakat, dengan penekanan pada peran strategis perempuan Indonesia. “ Insya Allah organisasi akan bisa bantu solusi persoalan bangsa,” tegas Umi Elly.

Dialog kebangsaan ini menjadi ruang strategis untuk membahas peran sentral perempuan dalam mengarusutamakan dakwah yang menebar cinta, kasih sayang, serta nilai-nilai Islam yang damai dan rahmatan lil-‘alamin.

“Melalui perspektif kurikulum cinta, perempuan Insya Allah mampu menjadi agen perdamaian, penguat persatuan, dan penjaga nilai-nilai luhur bangsa,” tuturnya.

Alhamdulillah acara ini sukses selain peserta yang datang seribuan lebih alumnus Al-Azhar dari berbagai daerah di Indonesia, juga hadir ,pendakwah internasional Ustad Abdul Somad,Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum OIAA Indonesia, TGB. Muhammad Zainul Madji , utusan Menteri Agama  , Ketua Pembina Yayasan Yarsi , Prof.dr. Jurnalis Uddin, PAK, Rektor Universitas Yarsi,Prof. dr.Fasli Jainal, PhD, serta aktivis perempuan dari berbagai daerah di Indonesia

Dalam rangkaian Silaturahmi Nasional dan Dialog Kebangsaan di Universitas Yarsi ini, DPP WAZIN resmi melantik 15 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) tujuannya strategisnya memperluas jangkauan dakwah perempuan alumnus Al-Azhar di seluruh Indonesia.

Terima Kasih kepada Universitas Yarsi yang telah membantu hingga sukses terselenggara perhelatan ini. Ini pertama  kerjasama WAZIN dengan Universitas Yarsi. Kedepannya disepakati kerjasama bidang pendidikan keislaman,tujuannya peningkatan kualitas pendidikan melahirkan generasi cerdas intelektual, matang moral dan spiritual dan bantu memberi solusi persoalan bangsa. Termasuk kerjasama lewat aneka event,

Menutup tahun 2025, tepatnya 20 Desember 2025 menyambut ulang tahun (Milad) dan bantu solusi persoalan bangsa , kembali di Universitas Yarsi ,Wazin menggelar event kedua, Seminar Internasional  dengan tema  Kesehatan Mental Perempuan dan Ketahanan Keluarga.

Pembicara internasional hadir,Ahli Ekskutif Rabitah Antarbangsa ,Alumni Al-Azhar Brunei Darussalam,Dr.Haji Noralizam bin Haji Aliakbar, Dosen Ushuluddin dan Dakwah Akademi Pengajian Islam ,Universitas Malaya dan juga Wakil Rabitah Antarbangsa Alumni Al-Azhar ,Dr.Sharifah Basirah binti Syed Muhsin dan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Universitas Yarsi (Indonesia), dr.Citra Fitri Agustina, Sp.KJ.(Usman)