Universitas YARSI Kirim Delegasi Mahasiswa FTI dan Raih 5 Penghargaan pada PRAGMA 41 Student Hackathon di Thailand

Pathumthani, Thailand — Universitas YARSI kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui partisipasi delegasi mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) dalam PRAGMA 41 Student Hackathon, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PRAGMA x CENTRA x Hackathon SEAIP Thailand 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Thammasat University, Pathumthani, Thailand, pada 8–10 Januari 2026.

Keikutsertaan mahasiswa Universitas YARSI dalam forum internasional ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran dan kolaborasi global, tetapi juga menghasilkan capaian membanggakan. Tim-tim yang melibatkan mahasiswa Universitas YARSI berhasil meraih 5 (lima) penghargaan (award) dari berbagai kategori, khususnya pada topik AI for Health Innovation serta Smart Solutions for Climate Resilience and Sustainability.

Pelaksanaan Kegiatan

Sesi pelaksanaan PRAGMA 41 Student Hackathon berlangsung secara luring di dua lokasi, yaitu Novotel Bangkok Future Rangsit Hotel dan Satit Secondary School Thammasat, Pathumthani, Thailand, selama tiga hari, pada 8–10 Januari 2026. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan peneliti dari berbagai negara untuk berkolaborasi dalam pengembangan solusi inovatif berbasis teknologi, khususnya di bidang kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan.

Sesi Persiapan

Sebelum pelaksanaan utama, peserta mengikuti sesi persiapan intensif yang diselenggarakan oleh panitia hackathon selama kurang lebih satu setengah bulan, yakni pada November hingga Desember 2025, secara daring. Sesi persiapan ini mencakup 20 (dua puluh) pertemuan yang menghadirkan 14 (empat belas) narasumber dari 4 (empat) negara, dan dilaksanakan pada rentang waktu pukul 18.00–20.00 WIB.

Pembekalan difokuskan pada tiga topik utama hackathon, yaitu:

  1. Biodiversity in the City Soundscape
  2. Smart Solutions for Climate Resilience and Sustainability
  3. AI for Health Innovation

Melalui sesi ini, peserta dibekali pemahaman konseptual, teknis, serta pendampingan pengembangan ide untuk mempersiapkan solusi yang akan dipresentasikan pada sesi hackathon.

Peserta dari Universitas YARSI

Delegasi Universitas YARSI pada PRAGMA 41 Student Hackathon terdiri dari 8 (delapan) mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, yaitu:

  1. Raihan Ghifari Winata
  2. Karina Defitrah Nurul Jinan
  3. Muthiah Kamilah Fatih
  4. Rizky Firmansyah Sipahutar
  5. Muhammad Rizal Anditama Nugraha
  6. Yahya Alghazali Mushlih
  7. Robi Moreno
  8. Luthfi Paundra Aunurrahman

Seluruh peserta telah melalui proses seleksi internal di Program Studi Teknik Informatika Universitas YARSI, serta seleksi lanjutan oleh panitia PRAGMA 41, sebelum dinyatakan lolos sebagai peserta resmi.

Capaian Prestasi

Dalam kompetisi PRAGMA 41 Student Hackathon, tim yang melibatkan mahasiswa Universitas YARSI berhasil meraih 5 (lima) penghargaan, yaitu:

  1. Innovation and Impact Award
     AI-Powered Tuberculosis Screening through Cough Analysis
  2. Cross-Cultural Collaboration Award
     Development and Deployment of an AI-Based Model for Cervical Cancer Cell Screening Using Binary Classification
  3. Clarity & Execution Award
     Personalized AI Agents for Elderly Care using Local Retrieval-Augmented Generation (RAG) and Multi-Agent Orchestration
  4. Excellent in Team Work Award
     AI-based Decision-Support System for Sepsis Management in the Intensive Care Unit (ICU)
  5. Outstanding Idea Award
     Carbon Credit System Based on IoT Sensor and Machine Learning

Capaian ini mencerminkan kemampuan mahasiswa Universitas YARSI dalam berkolaborasi lintas budaya dan disiplin ilmu, serta menghasilkan solusi inovatif yang relevan dengan tantangan global.

Penutup

Partisipasi dan prestasi mahasiswa Universitas YARSI pada PRAGMA 41 Student Hackathon menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan, penguatan kompetensi global mahasiswa, serta kontribusi aktif dalam pengembangan solusi berbasis teknologi untuk kesehatan dan keberlanjutan. Universitas YARSI terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung inovasi, kolaborasi internasional, dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.