Pada 13 Mei 2026 pagi hari saya di Kecamatan Parongpong Kab Bandung Barat menghadiri kegiatan
Pengabdian Masyarakat Nasional Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia (KIBI) yang bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (UNISBA).
Kegiatan kali ini meliputi Cek Kesehatan, penyuluhan dan edukasi tentang penyakit Tuberkulosis (TB) dan juga pemeriksaan ke arah kanker servis dalam bentuk tes IVA (inspeksi visual asam asetat).
Ada lima hal penting dari kegiatan hari ini. Pertama, pengabdian masyarakat memang harus merupakan salah satu kegiatan utama insan akademik, dalam hal ini adalah Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia (KIBI) dan FK Unisba. Ke dua, edukasi dan pemeriksaan kesehatan merupakan hal penting karena kesehatan bukan hanya membuat yang sakit jadi sehat tapi yang lebih penting adalah menjaga yang sehat tetap sehat. Juga kegiatan ini menunjukkan peran penting promotif preventif dalam.program kesehatan.
Ke tiga, topik tuberkulosis jelas penting karena Indonesia adalah penyumbang kasus nomor dua terbanyak di dunia dan di lapangan masalah stigma masih jadi hambatan penting. Ke empat, kanker serviks adalah kanker utama pada perempuan, dan dapat di deteksi dini a.l. dengan test IVA yang dilakukan pada pengabdian masyarakat kali ini.
Ke lima, ini yang penting, yaitu kegiatan langsung dilakukan di lapangan, di Kecamatan Parongpong dari desa-desa yang ada. Jadi ini bentuk nyata kerja bersama antara kalangan akademik, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan juga langsung dengan ratusan warga masyarakat yang hadir. Artinya, kerja nyata dari perguruan tinggi langsung ke masyarakat luas.
Pada kesempatan ini juga dilakukan launching kegiatan Milad ke 22 FK Unisba, di mana pada Milad ke 21 tahun yang lalu saya berkesempatan hadir memberi orasi ilmiah.
—-
Prof Tjandra Yoga Aditama
Dari Kecamatan Parongpong Bandung Barat


