Jakarta, 1 April 2026 — Universitas YARSI kembali menunjukkan partisipasi aktif mahasiswanya dalam kegiatan nasional. Sejumlah mahasiswa Universitas YARSI turut meramaikan peringatan Hari Film Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di CGV Grand Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh Fadli Zon selaku Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha sebagai Wakil Menteri Kebudayaan, serta sutradara ternama Joko Anwar.
Rangkaian acara diawali dengan pemutaran film pertama Indonesia berjudul Darah dan Doa, yang diproduksi pada tahun 1950 karya Sutradara Usmar Ismail dan menjadi tonggak penting dalam sejarah perfilman nasional. Film ini tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga menjadi simbol lahirnya identitas sinema Indonesia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi film yang menghadirkan berbagai perspektif terkait perkembangan industri perfilman di Indonesia. Selain itu, turut dibahas isu penting mengenai penerapan sensor mandiri sebagai upaya menyeimbangkan kebebasan berekspresi dengan tanggung jawab sosial dalam produksi karya film.
Partisipasi mahasiswa Universitas YARSI dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen institusi dalam mendukung pengembangan wawasan mahasiswa di bidang seni, budaya, dan industri kreatif. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap film nasional serta mendorong kontribusi aktif dalam memajukan kebudayaan Indonesia.


