Saya bukan tipe orang sekali belajar langsung paham semuanya. Juga bukan mahasiswa sangat pintar. Masuk kuliah ke fakultas kedokteran (FK) tentu bawa tantangan sangat besar. Saya hanyalah seorang berusaha mengikuti […]
Category Archives: Artikel
Masuk fakultas kedokteran (FK) bukan keinginan orang tua, melainkan keinginan sendiri. Merasa ilmu diperoleh dari pendidikan sebelumnya belum cukup bekal bekerja maksimal sebagai tenaga kesehatan. Karena itu, terjun memperdalam ilmu […]
Parasitologi, materi menarik untuk dipelajari. Pasalnya banyak membahas organisme dan penyakit berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, serta lebih mudah dipahami dan diingat. Sementara Fisiologi termasuk sukar, karena materinya cukup banyak dan […]
Jadi dokter bukan sekadar cita-cita masa kecil. Keinginan itu tumbuh bersama perjalanan hidup, melekat semakin kuat saat mulai memahami ilmu. Kedokteran ternyata bukan bicara tubuh manusia saja, penyakit, atau cara […]
Menjadi dokter merupakan cita-cita. Meraihnya tidak selalu mudah,ada tantangan dan butuh perjuangan. Mulai proses pendidikan, tekanan akademik hingga menjaga semangat di tengah rasa lelah. Semua itu proses pembelajaran berharga. Dokter […]
Capaian jadi seorang dokter akhirnya makin dekat. Selama ini berbagai proses pembelajaran dan praktikum penuh tantangan telah dilalui dan kini punya ragam pengalaman . Perjalanan panjang ini bukan hanya tentang […]
Perjalanan sebagai mahasiswi kedokteran diakui tidak selalu berjalan mulus seperti naskah film yang teratur. Contoh berhadapan dengan mata kuliah anatomi penuh hafalan dan istilah Latin.Sedangkan histologi menuntut ketelitian mikroskopis. Kemudian […]
Ariq Sulthoni tidak pernah membayangkan sebuah momen kepanikan di hadapan sang kakek terkena stroke akan menjadi titik balik hidupnya. Saat itu, ia tak tahu harus berbuat apa. Ia hanya bisa […]
Disiplin dan bertanggung jawab, semangat belajar tinggi, punya empati dan akhlak yang baik, berdoa kepada Allah SWT dan minta didoakan orang tua . Selain itu penting jaga kesehatan. “Semua itu […]
Dokter masa kini merupakan profesi kompetitif, kurang dihargai, dan menuntut kesabaran. Persaingan ke depan juga pasti akan lebih berat seiringan makin modernnya zaman. Ditambah dengan fenomena Artificial Intelegent (AI),hal tersebut […]











