Ibu Ika Jadi Pembicara Kuliah Umum FEB Yarsi, Mau Sukses Kerja Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu

Apapun pendidikannya, jika mau sukses masuk dunia kerja utamakan attitude. Karena dari situ banyak manfaatnya. Seperti meningkatkan kesempatan karir, kepercayaan diri dan meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Itulah salah satu  disampaikan Human Resources Development Departement(HRD) Head PT.Akebono Brake Astra Indonesia, Ika Tri Widyastuti (Ibu Ika) saat jadi Pembicara Tamu Kuliah Umum Pengembangan MSDM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)Universitas Yarsi, Senin,22 Desember 2025 di Universitas Yarsi.

Ibu Ika saat kuliah umum menyampaikan banyak pengetahuan bermanfaat, sehingga para peserta terdiri dari para dosen, tenaga pendidikan dan mahasiswa FEB mendapatkan pemahaman ,wawasan dan sivilisasi

Ibu Ika menambahkan, kalau mau sukses selanjutnya harus membuka diri mau menerima hal-hal baru.Untuk para mahasiswa harus bisa melawan penghalang diri sendiri seperti pemalu, takut mencoba. Mau menerima kesempatan, ambil setiap ada peluang kesempatan, jangan disia-siakan.

Lalu jika ada merasa ada kekurangan harus diisi dengan kelebihan lain. Contohnya jika di kampus indek prestasi kumulatifnya biasa saja , mahasiswa harus bisa menambah jadi nilai lebih .“Seperti berprestasi seni suara, pada satu cabang olahraga, pandai sebagai pembawa acara (MC) sehingga seimbang potensi dimiliki.: terang Alumnus Psikologi Universitas Gadjah Mada

Ibu Ika dalam paparan lainnya memberikan gambaran kepada mahasiswa terkait implementasi ilmu pengembangan sumberdaya manusia (SDM) terkini, ruang lingkup pekerjaan di divisi HRD, best practice pengembangan sumber daya manusia di perusahaan internasional Akebono Astra, ditengah semakin majunya teknologi, khususnya adanya AI,.

Praktisi Akebono Astra ini juga memberikan inspirasi kepada mahasiswa terkait kondisi dunia kerja saat kemudian  menjelaskan AKEBONO Astra dan menyajikan praktik terbaik (best practices) pengembangan SDM dari AKEBONO Astra. “Akebono Astra merupakan perusahaan internasional dari Jepang yang sekarang melebarkan cabangnya di Vietnam,” jelasnya.

Perusahaan Astra kalau rekruitmen karyawan masih lewat dua tahap. Kantor pusat dan kantor operasional (anak perusahaan yang membutuhkan).biasanya dua kantor ini membuat publikasi lowongan dan saling berkoordinasi.

Di Perusahaan Astra setiap karyawan harus siap dikaryakan pada perusahaan dibawah naungan Astra. “Saya sudah bekerja 16 tahun, hingga kini sudah dikaryakan 4 kali,” tutur Ibu berhijab.

Terkait sarjana banyak nganggur, menurut Ibu Ika penyebabnya industri manufaktur di Indonesia tidak tumbuh dengan baik. Program magang kini dijalankan pemerintah itu jadi solusi, namun itu jangka pendek. Nah untuk jangka panjang sistim pendidikan perguruan tinggi di Indonesia harus mempersiapkan lulusan bukan sebagai pekerja tapi sebagai industri kreatif (influencer/ jualan online) dan wirausaha, hingga memiliki keterampilan tertentu hingga bisa memperoleh penghasilan.

Kini masuk dunia kerja persaingannya sangat tinggi , karena itu selagi kuliah harus punya jurus sukses. seperti mulai sekarang mahasiswa harus menambah penguasaan bahasa asing selain Inggris (misalnya Mandarin,Jerman, Arab, Korea dll) sehingga punya nilai plus . “Enaknya jika sudah menguasai Bahasa asing bisa jadi penterjemah,” seru Ibu Ika

Lebih lanjut mahasiswa  harus punya pengalaman seperti organisasi, kerja paruh waktu, agar sudah merasakan dunia kerja itu berat. Mahasiswa harus mau meningkatkan diri, jangan merasa cukup didapat dari bangku kuliah.

Saat kuliah jangan jadi mahasiswa kupu-kupu (dari rumah  pergi kuliah, setelah selesai  pulang ke rumah lalu tiduran dan pasif saja ) .,”tutup Ibu Ika.

Kepala Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi, Alyta Shabrina Zusrin,SP.,M.Sc mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ika telah memberikan pemahaman kepada

Mahasiswa mengenai strategi pengembangan SDM di AKEBONO Astra dan menyajikan praktik terbaik (best practices) pengembangan SDM dari AKEBONO Astra.

Ibu Ika sebagai dosen praktisi sudah keren sekali dalam memberikan pemahaman terkait dengan pengembangan HR di dunia kerja dan juga memberikan motivasi kepada mahasiswa. “ Semoga mahasiswa dapat belajar dan terinspirasi siap terjun di dunia kerja khususnya perusahaan global,” harap Ibu Alyta (usman)