Awal pekan ini telah diungkap bahwa virus hanta yang menginfeksi sejumlah orang di kapal pesiar MV Hondius diduga dibawa seorang warga Belanda yang terinfeksi di Argentina. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) […]
Author Archives: M.
Namanya kembali mengemuka saat Misi Artemis ke Bulan dijalankan pada awal April lalu. Pratiwi Pujilestari Sudarmono, sang empu nama tersebut, pun mengaku tak menyangka namanya akan muncul kembali. ”Saya sampai […]
On Monday, May 11, 2026, the Ministry of National Development Planning/National Development Planning Agency (PPN/Bappenas) through the National SDGs Secretariat organized Focus Group Discussion (FGD) I with the theme “Indonesia’s […]
Pada 11 Mei 2026 hari ini saya sebagai Direktur Pascasarjana Universitas YARSI menjadi penangggung jawab kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke XVI Konsorsium Ilmu Biomedis Indonesia (KIBI). Kegiatan diikiuti oleh […]
Pada 8 Mei 2026 kemarin maka WHO kembali mengeluarkan “Disease Outbreak News (DONs)” tentang kejadian laporan ke WHO pada 2Mei 2026 tentang klaster pasien penyakit paru berat (“severe respiratory illness”) […]
Sebagai Dewan Pembina Yayasan Kesehatan Fatma Sejahtera maka saya menghadiri Pengucapan Janji dan Pemasangan Atribut bagi Mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Keperawatan dan Sarjana Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati […]
Universitas YARSI menerima kunjungan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, dalam agenda pertemuan bersama perwakilan mahasiswa penerima KIP Kuliah jalur Usulan Masyarakat (USMAS) di lingkungan Universitas YARSI. Kegiatan […]
UNIVERSITAS YARSI menggelar acara Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2026 di Kampus Universitas YARSI, Jakarta, pada Sabtu (25/4). Momentum ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan perjalanan panjang […]
Di Indonesia, kini masih banyak perguruan tinggi negeri(PTN) belum unggul, apalagi punya akreditasi internasional. Begitu juga perguruan tinggi swasta (PTS), sangat sedikit. Penyebabnya bisa jadi butuh invvestasi mahal. Alhamdulillah dan […]
MENGENANG Mei 1998 bagi seorang ekonom moneter adalah melihat sebuah luka pedih dalam sejarah mata uang kita. Saat itu, rupiah terjun bebas dari kisaran Rp2.500 ke kisaran Rp16.000-Rp17.000 per dolar […]











